Sabtu, 17 Desember 2011

30 Desain Manipulasi Foto Inspirational


Merancang bukan hanya pekerjaan membuat desain juga karya konsep dan kreativitas. Ada banyak desainer besar yang menginspirasi dengan.

Inspirasi membantu kiti untuk memperbaiki diri kita apapun bidangnya. Jika Anda desainer yang membutuhkan banyak inspirasi pada proyek Anda maka Anda dapat mencari beberapa konsep merancang kreatif. Berikut adalah 30 desain manipulasi foto yang akan menginspirasi Anda.



























































Jumat, 16 Desember 2011

Foto : Amazing Spiderman 4

Berikut Foto-fotonya




Minggu, 11 Desember 2011

Cara Pasang File SWF Flash di Postingan Blog

Pas lagi browsing nyari nyari artikel buat tugas kampus gw nemuin tutorial seru nih dari www.taktiku.com
nah tutorial ini tuh menarik banget buat teman teman yang pengen pasang file swf di blognya makanya demi terbukanya ilmu pengetahuan gw copy deh... sori yah buat om pemilik postingan.... :-)

Untuk menampilkan file flash kedalam postingan, yang harus kita lakukan pertama kali adalah menyimpan file tersebut ke dalam web yang menyediakan hostingan gratis, yang nantinya file tersebut akan di share ke dalam postingan blog kamu. Hostingan gratis yang biasa gue gunakan buat nyimpen file adalah www.geocities.com.
Syukur-syukur kalau kamu punya hostingan sendiri jadi tidak perlu memakai hostingan yang gratisan.


Langkah pertama kamu buka web: www.geocities.com setelah itu klik Tombol Sign Up.


Kemudian kamu isi kolom Yahoo ID dengan ID email yahoo kamu, isi juga kolom password. Setelah itu klik tombol Sign in


Selanjutnya isi beberapa pertanyaan yang diberikan, kemudian masukan verify code, lalu klik tombol submit


Kemudian Klik Build your website now !


Kemudian klik tombol Manage


Lalu klik File manager


Kemudian Klik Open File Manager


Lalu Klik Upload File


Langkah berikutnya pada Easy Upload Klik tombol Telusuri, pilih file flash yang akan di upload, klik tombol Open, kemudian klik tombol Upload files. Tunggu beberapa saat.


Setelah file berhasil di upload kemudian klik File Manager untuk melihat file yang telah di upload tadi.


Untuk melihat Link dan file yang telah berhasil di upload, kemudian klik view


Setelah muncul kemudian salin/copy Link file flash yang telah berhasil di upload tadi yang nantinya akan di paste kedalam code.

Merubah Code

Setelah file flash*.swf kamu selesai di upload ke dalam hostingan gratis yaitu www.geocities.com tadi. Selanjutnya sekarang kita akan men-sharing file tersebut kedalam postingan blog kamu dengan cara mengganti beberapa code dibawah.
<embed src="http://www.geocities.com/IDyahooKamu/nama file.swf"
quality="high" bgcolor="white" width="lebar" height="tinggi"
type="application/x-shockwave-flash"
pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?
P1_Prod_Version=ShockwaveFlash"></embed>
Ganti code yang berwana merah dengan dengan Url/Link yang di copy tadi.

Ganti code yang berwarna hijau dengan ukuran file flash yang tadi di upload, misal : width 400 dan height 300.

Setelah code-code (warna merah dan hijau) tadi dirubah, kemudian Copy semua code lalu Paste kedalam postingan Blog kamu.
Selamat mencoba !!

Antena WiFi Wajan Bolik

Sekarang tanggal 30 September 2011, semestinya saya mengibarkan bendera setengah tiang, untuk menghormati para pahawan revolusi. tapi mulai tadi saya sibuk menaikkan WAJAN, untuk menangkap sinyal dari Akses pointnya KOMINFO TERMINAL. Akhirnya dapat juga aku berinternet gratis setelah beberapa hari naik turun dan berkutat dengan kaleng, wajan dan paralon serta kabel-kabel.
Sebenarnya teknologi ini bukan hal baru, tetapi izinkan saya untuk berbangga, puas dan joget-joget di tengah malam-dini hari.Kenapa ? ya karena sebelumnya saya penasaran kok gagal terus sampe dua kali beli USB WIFI. pasalnya USB WIFI yang satunya kebakar gara-gara aku pingin nambah tegangan pakai IC regulator 7805. Gara-garanya sih kebalik masang polaritasnya.
Saya tulis di sini supaya saya dapat masukan lagi dari temen-temen yang pegalaman agar lebih gede sinyalnya, karena baru dapat sinya antara FAIR-GOOD. mungkin fokusnya belum tepat atau apanya lah. Tapi lumayan stabil.
peralatan yang saya pakai :
Wajan ukuran diameter 38 cm, USB wifi merk SMCWUSBT-G, keleng susu, pipa paralon 3/4 inc, kabel UTP, kabel USB eksternal, dan alat -alat pemotong, pelobang, Solder, tang serta tak ketinggalan kopi susu. Modal nya ya sekitar 500an ribu. maklum di tempatku beli USB wifi 300rb. Sebenarnya kalau beli jadi mungkin lebih murah sekitar 320an ribu lah, tapi adahal yang kuharapkan yaitu kepuasan hasil eksperimen.



Untuk menentukan fokus, saya menggunakan ini (tinggal mengisikan saja di EXCEL). untuk mencari sinyal saya gunakan software netstumbler

10 Langkah Setting Router Sederhana Menggunakan MikroTik

Contoh Kasus :
PC CLient — > Switch –> Router —> Internet
IP PUBLIC : x.y.z.pub/29
DNS : x.y.z.dns1 dan x.y.z.dns2
Gateway : x.y.z.gw
IP address LOCAL ROUTER : 192.168.100.1/24
IP address Client : 192.168.100.2/24
Catatan : Sesuaikan Hardware, IP Address, DNS, Gateway dengan yang anda miliki
Hardware :
Router :  RouterBoard 1000 (Mikrotik v3,19 Stable)
Mikrotik RB1000
Mikrotik RB1000

Switch : D-Link DES-3026 Ethernet Switch

D-Link DES-3026 Ethernet Switch
D-Link DES-3026 Ethernet Switch
PC Client : PowerBook G4
Powerbook G4
Powerbook G4

Setting ROUTER
1. Ganti default password Mikrotik
[admin@titik.org] > /user set admin password=whatever
2. Rename ethernet name :
[admin@titik.org] > /interface print
Flags: D – dynamic, X – disabled, R – running, S – slave
#     NAME                                              TYPE             MTU
0  R  ether1                                            ether            1500
1     ether2                                            ether            1500
2     ether3                                            ether            1500
3  R  ether4                                            ether            1500
[admin@titik.org] > /interface set ether1 name=IP-LOCAL
[admin@titik.org] > /interface set ether4 name=IP-PUBLIC
[admin@titik.org] > /interface print
Flags: D – dynamic, X – disabled, R – running, S – slave
#     NAME                                              TYPE             MTU
0  R  IP-LOCAL                                          ether            1500
1     ether2                                            ether            1500
2     ether3                                            ether            1500
3  R  IP-PUBLIC                                         ether            1500
3. Setting IP Address
[admin@titik.org] > /ip address add address=x.y.z.pub/29 interface=IP-PUBLIC
[admin@titik.org] > /ip address add address=192.168.100.1/24 interface=IP-LOCAL
[admin@titik.org] > /ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
#   ADDRESS            NETWORK         BROADCAST       INTERFACE
0   x.y.z.pub/29            x.y.z.168               x.y.z.175              IP-PUBLIC
1   192.168.100.1/24   192.168.100.0   192.168.100.255 IP-LOCAL
4. Setting Gateway
[admin@titik.org] > /ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic, C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf, m – mme,
B – blackhole, U – unreachable, P – prohibit
#      DST-ADDRESS        PREF-SRC        GATEWAY-STATE    GATEWAY       DISTANCE INTERFACE
0            ADC                    x.y.z.168/29                x.y.z.pub                             0             IP-PUBLIC
1            ADC              192.168.100.0/24        192.168.100.1                       0             IP-LOCAL
[admin@titik.org] > /ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=x.y.z.gw
[admin@titik.org] > /ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic, C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf, m – mme,
B – blackhole, U – unreachable, P – prohibit
#      DST-ADDRESS        PREF-SRC        GATEWAY-STATE      GATEWAY      DISTANCE INTERFACE
0      A S  0.0.0.0/0               reachable                x.y.z.gw                             1             IP-PUBLIC
0            ADC                    x.y.z.168/29                x.y.z.pub                             0             IP-PUBLIC
1            ADC              192.168.100.0/24        192.168.100.1                       0             IP-LOCAL
5. Test Ping Gateway
[admin@titik.org] > /ping x.y.z.gw
x.y.z.gw 64 byte ping: ttl=64 time=1 ms
x.y.z.gw 64 byte ping: ttl=64 time=1 ms
x.y.z.gw 64 byte ping: ttl=64 time=1 ms
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 1/1.0/1 ms
6. Setting DNS
[admin@titik.org] > /ip dns print
primary-dns: 0.0.0.0
secondary-dns: 0.0.0.0
allow-remote-requests: no
max-udp-packet-size: 512
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 4KiB
[admin@titik.org] > /ip dns set primary-dns=x.y.z.dns1 secondary-dns=x.y.z.dns2 allow-remote-requests=yes
[admin@titik.org] > /ip dns print
primary-dns: x.y.z.dns1
secondary-dns: x.y.z.dns2
allow-remote-requests: yes
max-udp-packet-size: 512
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 10KiB
7. Test Koneksi Ke Internet (contoh ping yahoo.com)
[admin@titik.org] > /ping yahoo.com
206.190.60.37 64 byte ping: ttl=48 time=300 ms
206.190.60.37 64 byte ping: ttl=48 time=299 ms
206.190.60.37 64 byte ping: ttl=48 time=316 ms
206.190.60.37 64 byte ping: ttl=48 time=316 ms
206.190.60.37 64 byte ping: ttl=48 time=311 ms
5 packets transmitted, 5 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 299/308.4/316 ms
8. Setingg NAT (Network address Translation)
[admin@titik.org] > /ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
[admin@titik.org] > /ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.100.0/24 action=src-nat to-addresses=z.y.z.pub
[admin@titik.org] > /ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0   chain=srcnat action=src-nat to-addresses=x.y.z.pub src-address=192.168.100.0/24
Setting PC CLIENT
9. Setting IP Address client
Setting IP Adress Client
Setting IP Adress Client
IP Address : 192.168.100.2
Subnet        : 255.255.255.0
Gateway     : 192.168.100.1
DNS       : 192.168.100.1
10. Test koneksi dengan ping ke Router, Gateway, DNS dan yahoo.com
- Ping Router
Perk1z:~ herman$ ping 192.168.100.1
PING 192.168.100.1 (192.168.100.1): 56 data bytes
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.360 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.257 ms
64 bytes from 192.168.100.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.254 ms
^C
— 192.168.100.1 ping statistics —
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.254/0.290/0.360/0.049 ms
- Ping Gateway
perk1z:~ herman$ ping x.y.z.gw
PING x.y.z.gw (x.y.z.gw): 56 data bytes
64 bytes from x.y.z.gw: icmp_seq=0 ttl=63 time=1.813 ms
64 bytes from x.y.z.gw: icmp_seq=1 ttl=63 time=1.538 ms
64 bytes from x.y.z.gw: icmp_seq=2 ttl=63 time=1.368 ms
^C
— x.y.z.gw ping statistics —
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 1.368/1.573/1.813/0.183 ms
- Ping DNS
perk1z:~ herman$ ping x.y.z.dns1
PING x.y.z.dns1 (x.y.z.dns1): 56 data bytes
64 bytes from x.y.z.dns1: icmp_seq=0 ttl=62 time=1.437 ms
64 bytes from x.y.z.dns1: icmp_seq=1 ttl=62 time=3.945 ms
64 bytes from x.y.z.dns1: icmp_seq=2 ttl=62 time=1.576 ms
^C
— x.y.z.dns1 ping statistics —
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 1.437/2.319/3.945/1.151 ms
- Ping Yahoo
perk1z:~ herman$ ping yahoo.com
PING yahoo.com (206.190.60.37): 56 data bytes
64 bytes from 206.190.60.37: icmp_seq=0 ttl=47 time=303.308 ms
64 bytes from 206.190.60.37: icmp_seq=1 ttl=47 time=309.105 ms
64 bytes from 206.190.60.37: icmp_seq=2 ttl=47 time=306.238 ms
^C
— yahoo.com ping statistics —
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 303.308/306.217/309.105/2.367 ms
Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat
© Design By Raihan
Back To Top
Selamat Datang